CLURING (16/5/2026) — Ketua LP Ma’arif NU PCNU Banyuwangi, Saeroji, menekankan pentingnya penguatan karakter dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh lembaga naungan LP Ma’arif NU dalam kegiatan Pelantikan Pramuka Penggalang Ramu Gugus MI se-Kecamatan Cluring Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di gugus depan MTs Roudlotul Muta’alimin (ROMU) Simbar tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif di Kecamatan Cluring. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pendidikan karakter, kepemimpinan, serta konsolidasi mutu pendidikan di lingkungan Ma’arif NU Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Saeroji menyampaikan bahwa tata kelola pendidikan di lingkungan Ma’arif harus dijalankan sesuai regulasi dan sistem organisasi yang baik. Ia menegaskan bahwa kepala madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam membawa kemajuan lembaga pendidikan melalui kepemimpinan yang profesional, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
“Penguatan tugas pokok kepala madrasah harus terus dilakukan agar capaian pendidikan lebih jelas, terukur, dan mampu membawa kemajuan bagi lembaga yang dikelola,” ujarnya. Secara tidak langsung, ia juga mengingatkan bahwa kualitas pendidikan tidak akan berkembang tanpa adanya komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan visioner.
Selain itu, Saeroji menilai bahwa pelatihan keprofesian menjadi kebutuhan penting dalam menunjang kemajuan pendidikan Ma’arif. Menurutnya, guru dan kepala madrasah harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menghadapi perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Baca Juga : Pengukuhan LP Maarif NU Banyuwangi 2026–2031 Hadirkan Optimisme Baru Pendidikan Nahdliyin
"Peningkatan kompetensi sumber daya manusia pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan lembaga pendidikan yang unggul dan dipercaya masyarakat. Karena itu, seluruh elemen pendidikan Ma’arif didorong untuk terus bergerak bersama meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan mengedepankan profesionalisme, inovasi, dan semangat pengabdian terhadap dunia pendidikan Nahdliyin." Imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Saeroji juga menegaskan bahwa pendidikan pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Ia menyampaikan bahwa kegiatan pelantikan Penggalang Ramu bukan sekadar seremoni kepanduan, melainkan bagian penting dalam menanamkan nilai kedisiplinan, ketegasan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada generasi muda.
“Pendidikan pramuka adalah pendidikan keterampilan yang sangat strategis dalam mempersiapkan kader yang berkarakter mulia,” katanya di hadapan peserta dan para pembina pramuka. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, tertib, dan antusias sebagai cerminan kuatnya komitmen pendidikan karakter di lingkungan MI Ma’arif Kecamatan Cluring.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendidikan pramuka di lingkungan Ma’arif NU menjadi ruang yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah pada diri peserta didik. Melalui kegiatan kepanduan, generasi muda dibina agar memiliki semangat kebersamaan, jiwa sosial, cinta tanah air, dan loyalitas terhadap nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi seluruh elemen masyarakat pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU yang terus bergerak bersama meningkatkan kualitas pendidikan. Kolaborasi antara pengurus Ma’arif, kepala madrasah, guru, pembina pramuka, serta masyarakat diharapkan mampu menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan tetap kokoh berpijak pada tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
BERITA TERKAIT
